Tantangan Guru Sekolah Dasar dalam Implementasi Kurikulum Merdeka
Studi Kasus di SDN 28 Cakranegara
Keywords:
merdeka curriculum, teacher challenges, elementary schoolAbstract
This study aims to identify and analyze the challenges faced by elementary school teachers in implementing the Merdeka Curriculum at SDN 28 Cakranegara. Using a qualitative approach with a case study design, comprehensive data were collected through in-depth interviews with classroom teachers, participatory observation, and document analysis. Data analysis was conducted using an interactive model with triangulation principles to ensure the validity of the findings. The results show that although teachers conceptually understand the curriculum's philosophy, they encounter various technical challenges in practice. The main obstacles include difficulties in designing contextual differentiated learning modules, limited time management and facilities in executing the Pancasila Student Profile Strengthening Project (P5), and confusion in formulating holistic authentic assessment instruments. Furthermore, the curriculum's administrative demands paradoxically increase educators' burdens. Even though teachers respond with adaptive strategies such as interdisciplinary integration and peer collaboration, these efforts require systemic support. In conclusion, the curriculum's implementation effectiveness heavily relies on applicable technical assistance, revitalization of learning communities, and administrative simplification so teachers can focus as learning facilitators.
References
Amelia. (2023). Faktor penghambat penerapan penilaian autentik pada mata pelajaran PAI. Jurnal Pendidikan, 12(3), 145-156.
Creswell, J. W. (2016). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (versi edisi terbaru).
Faridatul Jannah (2022). Hambatan guru dalam penerapan Kurikulum Merdeka di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 5(1), 50-62.
Hartanto, D. (2023). Model penilaian autentik dalam Kurikulum Merdeka. Jurnal Pendidikan Inovatif, 8(2), 98-110.
Iskandar, S. (2023). Implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar: Studi Kasus di Kabupaten Purwakarta. Jurnal Innovative, 10(1), 45-60.
Kusuma, R. (2024). Pengembangan instrumen penilaian autentik berbasis proyek dalam Kurikulum Merdeka. Jurnal Pendidikan Kolaboratif, 7(4), 75-89.
Lestari, Y. (2023). Kesulitan guru dalam penerapan penilaian autentik di sekolah dasar. Cendikia: Jurnal Pendidikan Dasar, 14(1), 112-125.
Lubaba, M. N., & Alfiansyah, I. (2022). Analisis penerapan profil pelajar pancasila dalam pembentukan karakter peserta didik di sekolah dasar. Edusaintek: Jurnal Pendidikan, Sains Dan Teknologi, 9(3), 687-706.
Maros, T. (2025). Tantangan guru dalam memahami dan menerapkan Kurikulum Merdeka. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 11(2), 80-92.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (edisi ke-3)
Moleong, L. J. (2017). Metodologi Penelitian Kualitatif.
Munandar, P. (2024). Dukungan pelatihan dan fasilitas dalam penguatan evaluasi Kurikulum Merdeka. Jurnal Pendidikan Nasional, 9(3), 34-47.
Muthia, R., Ramadhan, M. F., Andika, R., & Aberilla, J. M. O. (2025). Sustainability assessment of biodiesel production in conventional reactor-distillation and reactive distillation processes by homogeneous and heterogeneous base catalysts. Chemical Engineering Research and Design.
Novitasari, Y., Sari, M., & Anisa, D. (2023). Tantangan dalam pelaksanaan Kurikulum Merdeka di SD Negeri 5 Konda. Jurnal Ilmu Manajemen Sosial Humaniora, 7(1), 110-123. https://doi.org/10.51454/jimsh.v7i1.820
Nuha, A., & Bustam, M. (2024). Penilaian autentik dalam perspektif humanisme dan Kurikulum Merdeka. Jurnal Pendidikan Humaniora, 6(2), 50-62.
Pasaribu, E. (2025). Tantangan dalam merencanakan pembelajaran Kurikulum Merdeka. Jurnal Implementasi Pendidikan, 4(1), 55-67.
Pratiwi, D. E. (2023). Studi Kesenjangan Implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah Penggerak. Jurnal Manajemen Pendidikan, 11(2), 150-165.
Priyambada, R. R. (2024). Strategi menghadapi tantangan implementasi Kurikulum Merdeka di SD Negeri 2 Jatibarat. Jurnal Implementasi Kurikulum, 3(1), 22-33.
Putra, B., & Wulandari, S. (2023). Tantangan implementasi Kurikulum Merdeka di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia, 5(3), 200-216.
Rahman, F., & Fitriani, D. (2023). Peran penilaian autentik dalam mendukung Kurikulum Merdeka di Indonesia. Jurnal Kajian Pendidikan, 13(4), 147-162.
Rahmawati, N. (2023). Tantangan dan solusi dalam penerapan Kurikulum Merdeka: Studi kesiapan guru. Jurnal Didaktika, 9(2), 112-125.
Rohman, F., Utami, R., & Wahyudi, I. (2024). Analisis hambatan dalam pelaksanaan pembelajaran Kurikulum Merdeka. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 12(2), 75-88.
Rosyada, A., Syahada, P., & Chanifudin, C. (2024). Kurikulum merdeka: Dampak peningkatan beban administrasi guru terhadap efektivitas pembelajaran. Jurnal Inovasi, Evaluasi Dan Pengembangan Pembelajaran (JIEPP), 4(2), 238-244.
Rozi, F. (2025). Analisis tantangan dan strategi guru dalam penerapan Kurikulum Merdeka. Jurnal Pendidikan dan Pengajaran, 15(2), 45-57.
Salsabila, A. (2024). Implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar: Perspektif pendidikan progresivisme. Jurnal Ilmu Pendidikan, 18(1), 22-38.
Santoso, B. (2024). Keterbatasan sarana dan prasarana dalam mendukung implementasi Kurikulum Merdeka di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Inovatif, 11(3), 101-115.
Sari, N. A. (2025). Optimalisasi pembelajaran berbasis proyek (P5) dalam Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Strategis, 8(1), 40-53.
Sugiyono. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R & D. Bandung: Alfabeta, 2019.
Susanto, A. (2024). Analisis Kebutuhan Pelatihan Guru dalam Implementasi Asesmen Kurikulum Merdeka. Jurnal Evaluasi Pendidikan, 8(1), 55-68.
Wahyudi, I. (2024). Strategi guru madrasah dalam menerapkan Kurikulum Merdeka Belajar. Madrosatuna: Jurnal Pendidikan Madrasah, 8(1), 60-72.
Yulianti, E., & Saputra, R. (2023). Kesulitan guru dalam memahami dan menerapkan asesmen autentik. Jurnal Asesmen Pendidikan, 10(1), 30-44.



